| .. | ||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Konsep
Rancangan Redevelopment Rusun Urip Sumoharjo
: Umum Secara
umum, arahan yang diberikan dalam rangka perencanaan Rusun Urip Sumoharjo
adalah sebagai berikut : 1.
Sasaran utama adalah penghuni lama 2.
Memperbaiki kondisi fisik dan lingkungan lewat perbaikan mutu bangunan dan
prasarana lingkungan 3.
Mempertahankan struktur sosial yang sudah terjadi Konsep
Penataan
Ruang
Unit
hunian pada rusun yang baru dibuat lebih luas dari yang lama dengan
penambahan fasilitas utilitas yang lebih tertata. 1.
Luas tiap unit hunian adalah 3mx6m untuk ruang utama, ditambah
dengan 2mx3m untuk ruang service, yaitu KM/WC, dapur dan cuci/jemur. 2.
Selasar lebar 2 m dibuat berhadapan didepan sehingga orientasi unit
ke luar gedung (jalan raya). 3.
Tangga dibuat di tengah blok berukuran
yang lebar(4 m) dan leluasa sebagai sarana sirkulasi utama vertikal 4.
Mengingat luasan lahan yang tersedia, maka jumlah blok yang
direncanakan hanya mampu 3 blok
(115 unit untuk umum), namun dengan jumlah unit yanglebih banyak, dengan
rincian tiap bloknya sebagai berikut :
5.
Jarak antar blok dibuat sedemikian rupa sehingga cukup nyaman untuk
penghuni. Jarak bangunan dengan batas lahan disesuaikan dengan peraturan
tentang garis sempadan pada daerah setempat. Konsep
Bentuk Bangunan (Arsitektur) 1.
Untuk memperoleh tingkat kenyamanan
yang cukup, maka konsep arsitektur tropis menjadi pilihan utama,
dimana arsitektur ini sangat mengutamakan faktor pencahayaan dan
penghawaan alami. 2.
Pencahayaan dan penghawaan alami dibuat dengan membuat banyak
bukaan pada dinding untuk memasukkan unsur cahaya alami dan udara secara
silang, sehingga mampu membuang udara panas di dalam bangunan. 3.
Banyak membuat sosoran yang lebar pada daerah yang perlu dilindungi
dari panas matahari |
|
Gambar 6. Perspektif udara, terlihat orientasi utama bangunan ke arah selatan - JL. Keputran Kejambon. Area servis (jemuran dan dapur) menghadap ke ruang terbuka internal, tidak terlihat dari arah jalan Urip Sumoharjo. |
|||||||||||||||||||||||||||
![]() Gambar 7. Model trimatra eksterior memperlihatkan barrier jalusi pada teras yang berfungsi melindungi efek glare (silau) bagi penghuni |
||||||||||||||||||||||||||||||
![]() Gambar 8. Elemen arsitektur jengki berupa Gapuro Rumah Susun Urip Sumoharjo, sebagai pintu utama . |
||||||||||||||||||||||||||||||
![]() Gambar 9. Contoh penataan ruang dalam rumah susun. |
||||||||||||||||||||||||||||||