| .. | ||||||||||||||||||||||||||||||
|
Rusun Urip Sumoharjo: kondisi awal & konsep perencanaan |
||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Sekilas Tentang Sejarah Berdirinya Rumah Susun Urip Sumoharjo : Rumah
Susun (Rusun) Urip Sumoharjo merupakan salah satu rusun yang terletak di
pusat kota Surabaya, yang
didirikan mulai tahun 1982 dan selesai tahun 1985. Pada
mulanya wilayah tempat berdirinya rusun ini merupakan kawasan perkampungan
yang padat dan rapat. Pada tanggal 25 Agustus 1982 terjadi peristiwa
kebakaran di pertokoan yang terletak dekat dengan kawasan perkampungan
padat tersebut, yang akhirnya juga merambat dan membakar 83 rumah di
tempat itu. Pemerintah
Kotamadya Surabaya memberikan bantuan untuk mendirikan rumah susun bagi
warga tersebut, dengan perjanjian-perjanian yang disepakati bersama. Pada
perkembangannya, rusun tersebut mengalami penurunan kualitas baik bahan
maupun lingkungan, karena memang didesain untuk jangka waktu 20 tahun.
Saat ini kondisinya sudah sedemikian mengkhawatirkan dan membahayakan
keselamatan penghuni, karena sudah banyak bahan bangunan yang dipakai
terutama yang struktural telah mengalami kerusakan yang parah. Kondisi
Eksisting Rusun Urip Sumoharjo
: 1.
Terletak di area seluas
2000 m2,
di kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari 2.
Terdiri dari 3 Blok (A,Bdan C), dimana masing masing blok terdiri :
3.
Fasilitas Penunjang yang tersedia:
4.
Konstruksi :
5.
Utilitas :
6.
Kehidupan Sosial :
Gambar 5. Model trimatra dari perencanaan Rumah Susun Urip Sumoharjo mewadahi nilai regionalisme dengan mengadopsi elemen arsitektur jengki . |
|
Gambar 1. Eksisting bangunan Rumah Susun Urip Sumoharjo, materialnya mengalami penurunan kualitas setelah 19 tahun berdiri. |
|||||||||||||||||||||||||||
![]() Gambar 2. Dua blok Rumah Susun Urip Sumoharjo yang berdekatan menyebabkan kurangnya cahaya bagi penghuni. |
||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gambar 3. Suasana sosialisasi perencanaan di balai RW Rumah Susun Urip Sumoharjo oleh tim perencana dari Laboratorium Perumahan & Permukiman ITS. |
||||||||||||||||||||||||||||||
|
Gambar 4. Warga rumah susun, beserta bapak RW dan sejumlah tokoh masyarakat antusias mengikuti sosialisasi perencanaan di balai RW. |
||||||||||||||||||||||||||||||